Sabtu, 21 Juni 2014

kata bijak para filsuf yunani



Phytagoras


  • Phytagoras berkata: “jika engkau ingin hidup senang, maka hendaklah engkau rela dianggap sebagai tidak berakal atau di anggap orang bodoh”.

  • Pukulan dari sahabatmu lebih baik dari pada ciuman dari musuhmu.

  • Phytagoras berkata: “jangan sekali-kali percaya pada kasih sayang yang datang tiba-tiba, karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba pula”.

  •  Jangan membanggakan apa yang kamu lakukan hari ini, sebab engkau tidak akan tahu apa yang akan di berikan oleh hari esok.


 
Plato


  •  Plato berkata: “orang yang berilmu mengetahui orang yang bodoh karena dia pernah bodoh, sedangkan orang yang bodoh tidak mengetahui orang yang berilmu karena dia tidak pernah berilmu”.

  • Plato ditanya: “bagaimana cara seorang bisa hidup dengan tenang?”. Dia menjawab: “jika orang itu tidak melakukan kejahatan dan tidak bersedia akan sesuatu yang dialaminya, maka dia akan tentu merasa tenang”.

  • Orang yang ingin bergembira harus menyukai kelelahan akibat bekerja.

  • Janganlah engkau berteman dengan orang jahat karena sifatmu akan mencuri sifatnya tanpa engkau sadari.

  • Budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri.

  • Kerendahan seorang diketahui melalui dua hal: banyak berbicara tentang hal-hal yang tidak berguna dan bercerita padahal tidak di tanya.

  • Janagan terlalu banyak mengenal orang. Sebab, kalian lebih sering disakiti oleh orang yang kalian kenal, sedangkan orang yang tidak kalian kenal nyaris tidak dapat menyakiti kalian.

  • Cinta adalah gerak jiwa yang kosong tanpa pikiran.




Thales


  •  Orang yang bercerita tinggi adalah orang yang menganggap teguran-teguran keras baginya lembut daripada sanjungan merdu dari penjilat yang berlebih-lebihan.

  •  Apabila kamu menasihati orang yang bersalah maka berlemah lembutlah agar dia tidak merasa ditelanjangi.

  • Orang yang secara sembunyi-sembunyi melakukan suatu perbuatan yang tidak dilakukan secara terang-terangan, ia tidak berharga di hadapan dirinya.





Socrates 



Seseorang menampar pipi socrates, lalu pada bekas tamparan itu socrates menulis “seseorang telah menamparku ini balasan dariku:


  • Socrates dicela karena makan terlalu sedikit, maka dia menjawab: “aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan”.

  • Socrates dicela karena dia tidak banyak bicara, dia menjawab: “Allah Taala telah menciptakan dua telinga dan satu lidah untukku agar aku banyak mendengar daripada berbicara, tetapi kalian lebih banyak berbicara dari pada mendengar”.

  • Setelah berusia tua socrates, belajar musik, lalu ada orang berkata padanya: “apakah engkau tidak malu belajar diusia tua?”. Dia menjawab: “aku merasa lebih malu menjadi orang yang bodoh diusia tua”. 

  •  Socrates berkata: “cobalah dulu baru cerita. Pahamilah dulu, baru menjawab. Pikirlah dulu baru berkata. Dengarlah dulu baru beri penilaian. Bekerjalah dulu baru berharap.

  • Socrates berkata: “kesedihan membuat akal terpana dan tidak berdaya. Jika anda tertimpa kesedihan, terimalah dia dengan keteguhan hati dan berdayakanlah akal untuk mencari jalan keluar."

  •   Janganlah engkau menceritakan isi jiwamu kepada orang lain karena sungguh jelek orang yang menaruh hartanya dirumah dan memamerkan isinya.

  • Kesejahteraan memberikan peringatan, sedangkan bencana memberi nasihat. 

  •  Jangan mengomentari kesalahan orang lain, karena orang itu akan mengambil manfaat dari ilmumu lalu dia menjadi musuhmu.




Re-post dari bloggernya teteh Falla Hindun Adinda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar